by

Bersama Masyarakat, Pemkab Komitmen Pertahanan Zona Hijau Covid-19

Seribukubah.com – Paska Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan status darurat kesehatan masyarakat dengan menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19, dan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang PSBB guna menanggulangi penyebaran corona.

Terbaru, Pekanbaru pun kini sudah ditetapkan dalam status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak Selasa 7 April 2020 setelah disetujui oleh Menteri Kesehatan (Menkes).

Mengimplementasikan dari regulasi diatas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) melalui Gugus Tugas Tanggap Corona Virus Desaese 2019 (Covid-19) pun melakukan beragam upaya guna memutuskan mata rantai penularan epidemi tersebut.

Antisipasi itu dimulai dari Social Distancing hingga Physical Distancing atau jaga jarak diri. Tak hanya itu, masyarakat pun diimbau untuk mengurangi aktivitas diluar rumah yang tidak terlalu penting.

Bahkan, Pegawai Negeri Sipil (PNS), karyawan swasta juga diterapkan Work For Home (WFH) guna menekan angka penyebaran. Meskipun, masih ada masyarakat yang harus kerja ke lapangan demi mencari nafkah.

Bersama-sama TNI dan Polri pun sudah melakukan upaya pencegahan. Mulai dari melarang seluruh kegiatan yang menghadirkan kerumunan massa seperti resepsi pernikahan, seminar ataupun hal lainnya. Itu dilakukan sementara selagi corona masih menjadi pandemi.

Pemkab Imbau Warga Stay At Home, dan Semprotkan Disinfektan

Pandemi Covid-19 yang belum kunjung reda menuntut pemkab semakin waspada. Selain konsep Stay at home dan menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat, upaya lain juga dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di setiap rumah warga, tempat ibadah,tempat-tempat umum lainnya dan Melakukan Pengecekan suhu tubuh warga.

Tidak hanya itu, pemkab juga memberikan sosialisasi, edukasi serta menghimbau kepada masyarakat tentang standar protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Virus Covid-19 itu. Diharapkan, melalui kegiatan dan sosialisasi ini, akan menumbuhkan kesadaran masyarakat.

“Semua Harus mengikuti himbauan dari pemerintah serta dinas kesehatan demi keselamatan bersama,” kata Bupati Rohil, H. Suyatno A.Mp, saat memimpin Upacara penyemprotan desinfektan di Gedung Datuk Batu Hampar, jalan Perwira Bagansiapiapi, belum lama ini.

Pola Hidup Bersih

Membiasakan diri hidup bersih diyakini akan menjadi modal kuat untuk menangkal penyebaran penyakit menular seperti Covid-19 yang membahayakan jiwa setiap individu yang terjangkit.

Pemerintah Rohil Menyampaikan, Dalam hal kesehatan dibutuhkan kesadaran serta keaktifan dan peran semua pihak untuk bersama-sama membiasakan hidup bersih. Masyarakat dituntun agar selalu jaga kebersihan diri sendiri, keluarga serta lingkungan sekitar, Rajin cuci tangan serta pakai antiseptik.

Pemkab Rohil Bentuk Satgas Covid-19 Hingga Tingkat RW

Sebagai delegasi kewenangan Kebijakan ditingkat paling bawah, selain tingkat kecamatan, Pemkab telah pula membentuk Satgas Relawan  Covid-19 tingkat Kepenghuluan dan Satgas Siaga di tingkat masing-masing Rukun Warga (RW) di seluruh wilayah Kabupaten berjuluk’Seribu Kubah’ itu.

Setiap Satgas yang dibentuk, mempunyai tupoksi dan esensi yang sama yakni dalam rangka memutuskan mata rantai penularan Covid-19, dengan melakukan kegiatan-kegiatan diwilayah kerja masing-masing. Hal ini tentunya tidak terlepas dari peran serta petugas medis sebagai tenaga pendampingan.

Tidak hanya itu, sebuah Kepenghuluan Labuhan Tangga Baru di kabupaten itu, bahkan telah menerapkan sistem karantina mandiri selama 14 hari bagi warga yang baru kembali dari daerah tranmisi lokal. Hebatnya selama menjalani masa karantina, biaya pangan ODP tersebut ditanggung oleh pemerintah Desa tersebut.

Pemkab Rohil Siapkan Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19.

Untuk mengaplikasikan rasa tanggungjawab, Pemkab melalui Dinas Sosial setempat telah menyiapkan sekitar 55.000 paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako) untuk dibagikan kepada seluruh masyarakat yang terdampak Covid-19 di kabupaten itu.

“Dari 18 kecamatan yang ada, tinggal 2 kecamatan yang belum dibagikan yakni kecamatan Bangko dan Palika, target kita sampai tanggal 29 April ini semua sudah tersalurkan,” kata Wakil Bupati Rohil, Drs.Jamiludin, saat menyerahkan Sembako untuk kecamatan Kubu dan Kuba, Minggu (26/4) lalu.

Plt. Kadis Kominfotiks Rohil, Hermanto S.Sos, pernah mengatakan, Melalui Musibah Pandemi Covid-19 ini, ada secuil nilai positif yang dapat dijadikan motivasi

“Tidak lagi membedakan uniform, strata sosial dan golongan tertentu, seluruh elemen bangsa telah dan terus bekerja siang dan malam, bahu membahu yang terintegrasi dalam  semangat kebersamaan untuk bersama-sama dalam upaya menangkal ancaman terjangkitnya Corona Virus Covid 19 di Kabupaten yang berjuluk Neger Rokan Hilir ini,” kata Hermanto beberapa waktu lalu. (Advertorial Pemkab Rohil)

News Feed