Penderita kanker otak di Bagansiapiapi butuh uluran tangan dermawan

Bagansiapiapi (Seribu Kubah) – Ade Irfan Magora bin Mansyurdin (37) yang akrab disapa Dedek kini hanya bisa terbaring ditempat tidurnya dengan meringis menahan sakit akibat kanker otak yang dialaminya. Berharap ada uluran tangan para dermawan guna pengobatan.

Dedek ini adalah warga Jalan siak Kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil, Provinsi Riau. Menurut warga sekitar, Ayah dari tiga anak ini seorang yang bertanggung jawab dalam menafkahi keluarga.

Kehidupan keluarganya diketahui sangat sederhana bahkan tergolong sedikit menengah kebawah, dengan keseharian bekerja sebagai penjaga malam sekaligus penjaga Parkir kendaraan jamaah Masjid Al-Ikhlas Bagansiapiapi.

Diwaktu senggang Dedek masih sempat berprofesi sebagai supir dan pemain kibot (orgen tunggal). Dengan kondisi saat ini Dedek dan keluarga hanya pasrah dan tampak tegar menjalani takdir hidupnya dengan ekonomi yang semrawut.

“Sekarang ini beliau hanya terbujur sakit dirumahnya Jalan Siak depan Musholla Al-Fath, matanya sudah tidak bisa melihat,” papar Ibnu salah seorang kerabat Dedek yang prihatin dengan penderitaan yang di alami rekannya itu.

Sebelumnya, Dedek sudah mencoba berobat ke Kota Duri, namun karena keterbatasan keuangan keluarga ini, akhirnya Dedek hanya bisa dirawat di rumah dalam kondisi seadanya.

Kini Dedek dan keluarga sangat berharap sumbangan dari para kerabat dekat dan handai taulan, serta para dermawan agar Dedek bisa dirawat, hingga sembuh seperti sedia kala. (rilis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *