Empat Balon Penghulu Parit Aman sampaikan visi dan misi

Bagansiapiapi, (Seribu Kubah) – Sebanyak empat Bakal Calon (Balon) Penghulu Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menyampaikan visi dan misinya, Selasa (22/8/2017) pagi.

Keempat Balon Penghulu Parit Aman yang menyampaikan visi dan misi itu diantaranya Supratno, Junaidi, Samsul Bahri dan Rusman yang disaksikan Camat Bangko H. Julianda, S.Sos, Babinsa Parit Aman Sujono, Babinkamtibmas Parit Aman Fitriadi, Ketua BPKep, Ketua LPM, panitia pemilihan penghulu (Pilpeng) dan panitia pengawas (Panwas), kepala Dusun, para Ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat setempat.

Balon Penghulu, Supratno bertekad mewujudkan dan menjadi desa Parit Aman jauh lebih baik dari sebelumnya, baik dibidang keagamaan, aparatur desa, pemuda/pemudi, pembangunan sarana dan prasarana pendukung, serta mewujudkan desa yang sejahtera, adil dan merata.

“Dengan sejujurnya saya tanamkan niat tulus dari hati saya yang paling dalam, jika saya terpilih nanti sebagai penghulu maka program saya yang pertama adalah mewujudkan impian masyarakat Parit Aman sesuai dengan visi dan misi,” tegasnya.

Sementara Balon Penghulu Junaidi menyampaikan program kerjanya bila terpilih sebagai Penghulu Parit Aman nantinya ia akan melibatkan unsur RT dan RW sebagai garda terdepan di desa tersebut.

“Nelayan juga demikian, merupakan salah satu sumber kehidupan masyarakat Parit Aman, karena itu untuk mensejahterakannya yang harus diperhatikan adalah sungai yang selama ini kurang diperhatikan, termasuk pemuda/pemudi dan fasilitas olahraga. Andai nanti saya diamanahkan apapun yang direncanakan Insya Allah akan terwujud,” kata Junaidi.

Berbeda dengan Balon Penghulu Samsul Bahri, menyampaikan bila nanti diamanahkan memimpin Kepenghuluan Parit Aman akan berjuang untuk masyarakat, menuju kebersamaan, membangun masyarakat desa yang maju dan sejahtera.

“Saya tidak panjang lebar, jika terpilih kelak akan memperjuangkan keperluan masyarakat terutama persoalan tali air yang merupakan kebutuhan desa, nelayan maupun petani,” ucap Samsul Bahri.

Balon Penghulu yang terakhir, Rusman berharap jika masih diberikan kepercayaan dari masyarakat akan melanjutkan program-program yang pernah ia jabat. Ia menyebutkan visi dan misinya kedepan adalah terwujudnya kepenghuluan aman, damai, tenteram, maju serta amanah.

“Kalau seandainya saya nanti terpilih lagi maka dengan demikian mari sama-sama kita bekerja untuk menjaga ketertiban dan keamanan desa kita ini. Bekerja sendirian tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat,” kata Rusman yang juga mantan penghulu Parit Aman yang telah menjabat dua periode itu.

Rusman menjelaskan, potensi-potensi di Kepenghuluan Parit Aman sangatlah banyak, namun semua itu diperlukan kekompakkan dan kerjasama antara masyarakat dengan pihak desa dan pemerintah.

Kemudian, lanjutnya, bila terpilih kembali akan melanjutkan pembangunan infrastruktur kebutuhan masyarakat dan melestarikan budaya gotong royong, termasuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Mari sama-sama kita bimbing anak-anak kita dan pemuda-pemuda kita supaya pendidikan mereka nantinya bisa terarah dengan baik, karena pendidikan disekolah tidak cukup dan kita selaku orangtua juga perlu membimbing anak-anak kita kedepan,” tuturnya.

Disamping itu, meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan pemerintah desa juga perlu ditingkatkan lagi. “Dengan ini kami siap melayani masyarakat baik pelayanan apapun informasi dari masyarakat yang selama ini kami hadapi, walaupun dalam keadaan apapun kami tetap siap untuk melayaninya, karena itu adalah tugas kami,” ujar Rusman.

Memelihara kebudayaan desa dan keanekaragaman suku di Kepenghuluan Parit Aman menurutnya juga perlu dilakukan secara bersama-sama. “Kita menyadari daerah kita ini banyak beragam suku. Untuk itu mari kita bersatu, bersama-sama saling menjaga antara satu dengan yang lainnya,” demikian Rusman.

Ketua Panitia Pelaksana, Maswanto mengatakan, visi dan misi yang telah disampaikan masing-masing calon Balon Penghulu tersebut nantinya akan dimasukkan kedalam verifikasi daripada kelengkapan administrasi.

“Setelah itu kita akan buat berita acara untuk disampaikan ke Tim monitoring tingkat Kabupaten,” kata Maswanto.

Setelah memenuhi persyaratan sebagaimana dilakukan verifikasi perlengkapan administrasi tersebut, masing-masing Balon penghulu nantinya akan mengikuti tes di tingkat kabupaten pada September 2017.

“Tanggal 30 Agustus menetapkan sebagai calon bakal calon yang telah memenuhi syarat administrasi, cuma menetapkan sebagai calon itu nanti setelah mereka akan mengikuti tes ditingkat kabupaten, diantaranya kalau kita muslim mereka akan mengikuti tes baca Al-Qur’an,” pungkasnya. (ded)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *